Baju bermotif tetap bisa dipadukan dengan aksesori. Mulai dengan melihat area yang paling ramai: wajah, dada, atau lengan. Tempatkan detail aksesori di area yang memberi ruang, lalu pilih warna atau bentuk yang masih terbaca di atas motifnya.
Isi artikel
Kamu tidak harus selalu memakai perhiasan paling kecil. Anting kecil bisa hilang di antara motif yang padat, sementara satu aksesori dengan bentuk jelas justru dapat terlihat rapi. Yang perlu dinilai adalah keseluruhan susunan, bukan jumlah warna pada baju saja.
Bedakan motif rapat dan motif yang punya ruang
Blus bunga dengan gambar kecil yang memenuhi kain memberi latar berbeda dari kemeja bergaris renggang. Pada bunga rapat di bagian dada, coba memindahkan fokus ke anting. Pada garis renggang, kalung dengan satu liontin mungkin masih terlihat jelas, terutama bila jatuh di area kulit yang terbuka.
Perhatikan letak motif juga. Dress dengan bordir besar di bahu tidak memberi ruang yang sama dengan dress bermotif hanya di bagian bawah. Jika atasanmu polos dan roknya bermotif, bagian leher tetap bisa memakai aksesori yang lebih menonjol tanpa harus mengulang motif rok.
Ambil satu unsur sebagai penghubung
Pilih salah satu warna dari baju, atau ulangi karakter garisnya. Motif dengan warna hitam kecil bisa ditemani anting dengan detail hitam. Motif melengkung bisa dihubungkan dengan liontin berbentuk membulat. Kamu tidak perlu membeli aksesori dengan gambar bunga hanya karena bajunya bergambar bunga.
Anting Hartyn menampilkan hati hitam dengan bingkai logam. Pilihan warna katalog Gold dan Silver. Periksa bentuknya pada foto dekat sebelum membandingkannya dengan motif baju. Bentuk ini bisa menjadi detail dekat wajah ketika kamu ingin bagian dada tetap dikuasai motif baju.
Jika masih ada ruang di leher, Kalung Clevin memberi satu liontin hati sekitar 1 cm pada rantai 40 cm dengan extender 5 cm. Foto pemakaian memperlihatkannya bersama atasan kotak-kotak biru-putih: motif kain dan liontin bisa tetap dibaca karena jatuhnya berada pada area leher yang terbuka.
Tiga contoh yang bisa kamu ubah sesuai lemari
Blus bunga rapat dengan kerah tertutup. Coba anting berukuran ringkas dan biarkan dada tanpa kalung. Bila lengan blus juga memiliki ruffle atau motif padat, tidak perlu menambahkan beberapa gelang. Satu cincin bisa memberi detail pada area tangan yang lebih lapang.
Kemeja bergaris dengan dua kancing atas terbuka. Coba satu kalung yang jatuh di dalam bukaan kerah. Perhatikan apakah liontinnya menyentuh tepi kain setiap kali kamu bergerak. Jika iya, ubah panjang rantai atau pilih anting sebagai pusat detail.
Batik dengan satu motif besar di dada. Biarkan motif itu terlihat. Anting yang jelas di dekat wajah atau gelang pada lengan yang tidak tertutup kain dapat menjadi pendamping. Kalau kamu menyukai kombinasi berani, coba kalung juga, lalu bandingkan apakah ia menambah bentuk yang kamu suka atau malah menutup bagian batik favoritmu.
Jika aksesori tenggelam di antara motif
Ubah satu hal dahulu agar kamu tahu penyebabnya. Liontin tidak terlihat? Pindahkan jatuhnya ke area leher yang terbuka atau ganti fokus ke anting. Memperbesar liontin saat latarnya masih padat dapat membuat motif dan hiasan sama-sama sulit dibaca.
Anting dan motif dekat wajah terasa terlalu penuh? Rapikan detail di sekitar kerah, misalnya gunakan bukaan tanpa pita tambahan. Jika kamu ingin mempertahankan pita atau bordir, pilih anting dengan siluet lebih sederhana.
Warnanya sudah senada tetapi hasilnya masih ramai? Periksa pengulangan bentuk. Motif hati pada baju tidak harus ditemani hati pada anting dan kalung sekaligus. Pilih satu penghubung warna, lalu beri ruang bagi motif utama.
Gunakan dua foto untuk memutuskan
Foto outfit dari jarak yang memperlihatkan seluruh atasan. Buat versi dengan kalung dan versi tanpa kalung, sementara baju, rambut, dan pencahayaan tetap sama. Perhatikan bagian yang pertama kali menarik pandanganmu. Apakah itu memang detail yang ingin kamu tonjolkan?
Lalu ambil foto lebih dekat untuk melihat apakah aksesori tampak jelas. Jika liontin seperti menyatu dengan motif, coba memindahkan fokus ke telinga, memilih bentuk yang lebih utuh, atau mengubah jatuh kalung. Menambah banyak perhiasan kecil belum tentu memperjelas hasil.
Sesuaikan juga dengan tekstur kain
Motif adalah satu pertimbangan; tekstur kain adalah pertimbangan lain. Hiasan yang menonjol dapat bersentuhan dengan rajut, renda, atau benang bordir. Uji saat menoleh dan mengangkat tangan. Bila ada bagian yang tersangkut, lepaskan aksesori perlahan dan pilih susunan yang memberi lebih banyak jarak.
Kalau kamu juga memakai hijab bermotif, tentukan mana yang ingin lebih menonjol antara baju, hijab, dan aksesori. Tidak ada larangan memadukan ketiganya, tetapi memilih satu fokus akan memudahkan percobaan. Untuk baju polos berwarna gelap, lihat juga tiga arah gaya aksesori untuk dress hitam.
Oleh Panlandwoo.



